puisi ini, aku temukan tidak sengaja disebuah buku pemikiran Islam, ditulis
oleh Wan mohd nor daut, penulis merupakan orang Malaysia. puisi ini ditulis
dihalaman 98, sebetulnya buku setebal 474 halama ini banyak terdapat puisi si
penulis, namun saya agak kaget, karena puisi ini penulis kutip dari puisinya
seorang Indonesia, aktifis 80an-awal 2000an Amin Rais, aku baru pertama kali
ini tahu bahwa pak amin rais juga suka tulis puisi, dijaman tahun itu
(pemerintahan orde baru) jarang sekali sastrawan, yang mengha silkan karya
sekeritis ini.
sayang nya, penulis buku tidak menyertakan judulnya. puisi ini
menyuarakan kritikan terhadap orang-orang Indonesia (masyarakat biasa,para
Pelajar, pengusaha,birokrat dan penguasa) yang lambat-laun terjerumus dalam sistim
ndak bener kapitalisme. berikut puisi itu:
Jika ibu bapak hanya
pintar melahirkan anak
juka pelajar hanya
mau lulus ujian
dan cari kerja
jika guru, dosen
kehulanggan arah,
Ilmu terpaku di dada
ijazah.
Jika para peniaga
bermain politik, dan bertuhankan laba
Dan ahli politik
memperniaga
segala prinsip dan
etika.
Jika cendikiawan
cuma mengikut dan
memberi komentar
Adam akan menyesal
dan iblis berkenduri
besar.
Penulis buku memberi
keterangan, sumber puisi tersebut terdapat di bukunya Amin Rais "keajaiban
kekuasaan" yang diterbitkan tahun 1994...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar